Salah satu kesalahan paling umum dalam affiliate marketing adalah asal memilih produk. Banyak affiliate sudah rajin membuat konten, tetapi hasilnya minim karena produk yang dipromosikan tidak memiliki potensi penjualan.
Pada artikel ini, kami akan membahas tips memilih produk Shopee Affiliate yang laku, praktis dan cocok untuk pemula yang ingin mendapatkan komisi secara konsisten.
1️⃣ Pilih Produk dengan Rating & Review Tinggi
Produk dengan rating minimal 4.7 dan ulasan positif menandakan tingkat kepuasan pembeli yang baik.
Tips praktis:
- Prioritaskan produk dengan ≥ 1.000 ulasan
- Perhatikan review yang menyertakan foto asli pembeli
- Hindari produk dengan banyak keluhan serupa
Produk dengan reputasi baik jauh lebih mudah dikonversi.
2️⃣ Fokus ke Produk Terlaris
Di Shopee, indikator paling kuat adalah jumlah penjualan.
Ciri produk yang berpotensi laku:
- Terjual ratusan hingga ribuan pcs
- Masuk kategori Terlaris
- Konsisten terjual, bukan hanya viral sesaat
Produk terlaris menunjukkan bahwa pasarnya sudah ada.
3️⃣ Pilih Harga yang Mudah Dibeli (Impulse Buying)
Untuk pemula, sebaiknya fokus ke produk dengan harga:
- 💰 Rp20.000 – Rp300.000
Harga di rentang ini lebih mudah dibeli tanpa pertimbangan panjang, sehingga konversi lebih tinggi.
4️⃣ Utamakan Produk dengan Voucher & Gratis Ongkir
Produk yang sering memiliki:
- Voucher diskon
- Cashback
- Gratis ongkir
akan jauh lebih menarik bagi pembeli.
5️⃣ Pilih Produk yang Mudah Dijelaskan Manfaatnya
Produk yang laku biasanya:
- Memiliki manfaat jelas
- Mudah dipahami oleh orang awam
- Menyelesaikan masalah spesifik
Contoh produk:
- Skincare (jerawat, kulit kering)
- Vitamin & suplemen
- Alat rumah tangga praktis
Semakin jelas manfaatnya, semakin mudah dijual.
6️⃣ Prioritaskan Toko Resmi atau Penjual Terpercaya
Usahakan memilih produk dari:
- Shopee Mall
- Official Store
- Penjual dengan reputasi baik
Hal ini meningkatkan kepercayaan pembeli dan mengurangi risiko komplain.
7️⃣ Hindari Produk dengan Klaim Berlebihan
Produk dengan klaim terlalu bombastis justru:
- Menurunkan kepercayaan
- Rawan komplain
- Berisiko melanggar aturan
Sebagai affiliate, kejujuran adalah kunci jangka panjang.
8️⃣ Sesuaikan dengan Niche Website
Pastikan produk yang dipromosikan relevan dengan niche website.
Contoh:
- Website kesehatan & kecantikan → skincare, body care, vitamin
- Website rumah tangga → alat dapur, peralatan rumah
Relevansi meningkatkan trust dan SEO.
9️⃣ Cek Komisi & Ketentuan Program
Meskipun bukan faktor utama, komisi tetap perlu diperhatikan.
Tips:
- Jangan hanya mengejar komisi besar
- Utamakan produk yang mudah laku
Produk laku + komisi kecil sering kali lebih menguntungkan.
🔟 Uji & Evaluasi Secara Berkala
Tidak semua produk langsung berhasil.
Lakukan:
- Uji 3–5 produk berbeda
- Pantau klik & penjualan
- Fokuskan ke produk yang performanya paling baik
Affiliate marketing adalah proses optimasi berkelanjutan.




